google-site-verification=BmoRrfgrm78d67lLrJFzT-x-PUwK9y-5TI9jvRHifO8 IBX5B7AA6164BFDA Perlukah Asuransi pada Bisnis Perdagangan? - Sumber Informasi

Perlukah Asuransi pada Bisnis Perdagangan?

Industri perdagangan di Indonesia sebagai negara berkembang mulai semakin terlihat. Banyaknya produk lokal baru di bidang kuliner, fashion, kecantikan, kesehatan, sampai kebutuhan rumah tangga menandakan daya beli masyarakat Indonesia semakin membaik. Kondisi seperti ini memicu perdagangan di Indonesia berkembang sehat dan berpotensi membuat perekonomian negara menjadi stabil. 

Namun, seiring dengan pesatnya pertumbuhan perusahaan start up di berbagai industri, berarti semakin banyak pengusaha baru maupun pengusaha lama yang merambah sektor baru. Hal ini tentu saja harus diimbangi dengan pengelolaan risiko yang baik di perusahaan untuk menjaga keberlangsungan usaha yang stabil.

Salah satu cara untuk mengelola risiko bisnis adalah dengan asuransi perdagangan. Ada banyak jenis asuransi perdagangan yang ditawarkan perusahaan asuransi di Indonesia, salah satunya adalah asuransi kredit perdagangan. Jenis asuransi kredit ini adalah memberikan proteksi untuk usaha dari gagal bayar atas utang komersil, dan akan memastikan bahwa faktur tagihan akan dibayar sesuai manfaat polis asuransi. Contoh gagal bayar misalnya adalah terjadi kebangkrutan. Banyak manfaat yang didapat selain melindungi gagal bayar dan kerugian besar, Asuransi kredit perdagangan atau trade credit Insurance juga bisa membantu ekspansi penjualan dan membuat perusahaan lebih unggul daripada bisnis pesaing. Selain itu, dengan mengelola piutang dagang, maka profitabilitas juga akan terjaga.

Pada dasarnya, pembelian produk asuransi bisnis bisa menjadi investasi bagi pengusaha, terutama bagi mereka yang berada pada industri perdagangan. Investasi ini bisa menjadi strategi dalam berbisnis untuk menghindari terjadinya kerugian dalam bentuk finansial. Sehingga apabila usaha yang dijalankan sedang tidak dalam kondisi baik, maka pengusaha tidak perlu lagi khawatir karena sudah memiliki investasi sekaligus proteksi dalam waktu bersamaan.

Risiko di setiap bisnis dan industri biasanya unik dan berbeda. Perusahaan pun memiliki banyak cara untuk meminimalkan risiko dimana salah satu caranya adalah dengan memiliki asuransi bisnis. Jika masih bingung apakah perusahaan membutuhkan Trade Credit Insurance atau jenis asuransi bisnis lain, gunakan jasa broker asuransi yang dapat membantu untuk mengidentifikasi risiko bisnis dan memberikan solusi jenis asuransi bisnis yang tepat. Peran broker adalah sebagai perwakilan dari nasabah (perusahaan) agar dapat memiliki asuransi bisnis dengan manfaat sesuai risiko bisnis, hingga tidak seperti “membeli kucing dalam karung.” 
Share this article :

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Bisnis

Gaya Hidup

Kecantikan

Kuliner

Fashion

Herbal

Kesehatan

Pendidikan