google-site-verification=BmoRrfgrm78d67lLrJFzT-x-PUwK9y-5TI9jvRHifO8 IBX5B7AA6164BFDA Cara Menyusui Bayi yang Tepat, Ketahui Hal-hal Berikut - Sumber Informasi

Cara Menyusui Bayi yang Tepat, Ketahui Hal-hal Berikut

Pasca melahirkan, pengalaman berikutnya yang tidak akan pernah kaum ibu lupakan adalah ketika menyusui buah hati. Biar aktivitas baru ini dapat berjalan dengan baik, ibu perlu memahami seperti apa cara menyusui bayi yang tepat dengan ASI.

Air Susu Ibu (ASI) memiliki kandungan lebih dari 200 nutrisi yang lengkap untuk mencukupi kebutuhan bayi. Bersamaan dengan tumbuh kembang bayi, kandungan nutrisi yang terdapat di dalam ASI akan menyamakan dengan kebutuhan bayi. 


Memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga 6 bulan akan mengurangi risiko asma, obesitas, diabetes, dan penyakit infeksi diare, radang paru-paru (pneumonia) atau infeksi telinga. Kecuali itu, ASI pun dapat menambah kecerdasan bayi.

Walau menyusui adalah hal yang alami, tetapi sering kali ibu merasakan kesulitan untuk melakukannya. Namun jangan lekas pesimis karena dengan menerapkan beberapa langkah cara menyusui bayi yang benar di bawah ini membuat proses menyusui akan lebih mudah untuk ibu dan si kecil.

Hal-hal berikut ini bisa dilakukan supaya proses menyusui mudah dan menyenangkan untuk ibu dan bayi:

Pastikan ibu dan bayi dalam keadaan santai dan nyaman
Letak kepala bayi mesti lebih tinggi ketimbang tubuhnya supaya bayi lebih mudah saat menelan. Ibu bisa menopang dengan tangan atau mengganjalnya dengan bantal. Lantas, letakan hidung bayi sederet dengan puting sehingga akan merangsang bayi membuka mulutnya.

Dekatkan bayi ke p@yud@r4
Saat bayi mulai membukakan mulutnya dan ingin menetek, maka dekatkanlah bayi ke p@yud@r4 ibu. Tunggulah sampai mulutnya terbuka lebar dengan kedudukan lidah ke arah bawah. Bila bayi belum melakukannya, ibu bisa membimbing bayi dengan cara meraba pelan bagian bawah bibir bayi dengan puting susu sang ibu.

Pelekatan yang tepat
Letak pelekatan terbaik bayi menyusui yakni mulut bayi tidak cuma menempel pada puting, tetapi pada bagian bawah puting susu dan selebar-lebarnya. Pelekatan ini adalah salah satu syarat utama dalam cara menyusui bayi secara benar. Ciri kalau pelekatan sudah bagus yakni saat ibu tak mengalami nyeri ketika bayi menetek dan bayi mendapatkan ASI yang cukup. Ibu bisa mendengarkan ketika bayi menelan ASI.

Memperbaiki letak bayi
Bila ibu merasakan nyeri, lepaskan pelekatan dengan memasukan jari kelingking ke dalam mulut dan tempatkan di antara gusinya. Langkah ini akan menyebabkan dia berhenti menyusu sedangkan Anda dapat menyesuaikan letak bayi. Lantas, coba kembali untuk pelekatan yang lebih sempurna. Sesudah pelekatan sudah benar, biasanya bayi akan bisa menyusu secara baik.

Waktu menyusu
Bayi menyusu sekira 5-40 menit, berdasarkan kebutuhannya. Bagi bayi baru lahir, umumnya bayi perlu disusui tiap-tiap 2 hingga 3 jam dengan watu menyusu 15-20 menit setiap kalinya. Biasanya diperlukan beberapa waktu untuk penyesuaian ibu dan bayi supaya proses menyusui berlangsung lancar.

Perlengkapan Menyusui yang Diperlukan
Ibu dianjurkan mengenakan bra khusus menyusui yang mempunyai kait atau kancing di area depan yang bisa dibuka supaya bayi nyaman menyusu. Untuk ibu, hal ini akan mencegah tersumbatnya saluran ASI atau merangsang adanya peradangan jaringan payudara (mastitis).

Ibu bisa menggunakan breast pada atau bantalan payudara yang disematkan di bagian depan puting guna menghindari kebocoran ASI pada bra. Sedangkan bagi ibu yang memiliki rencana memerah ASI, maka ibu bisa membeli pompa ASI.

Tidak jarang dibutuhkan praktik dan latihan selama beberapa saat sampai ibu dan bayi bisa bekerja sama secara baik sepanjang proses menyusui. Bila dibutuhkan, ibu menyusui bisa meminta saran serta bantuan dari konsultan laktasi, bidan, atau dokter untuk mengetahui cara menyusui bayi dengan benar.

Share this article :

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Bisnis

Gaya Hidup

Kecantikan

Kuliner

Fashion

Herbal

Kesehatan

Pendidikan