google-site-verification=BmoRrfgrm78d67lLrJFzT-x-PUwK9y-5TI9jvRHifO8 IBX5B7AA6164BFDA Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah, Sama-sama Alami Pilek - Sumber Informasi -->

Perbedaan Demam Biasa dan Demam Berdarah, Sama-sama Alami Pilek

Bagi orang dewasa, mengalami pilek dapat menurunkan rasa percaya diri. Bayangkan saya saat berkumpul bersama teman cairan lendir atau ingus harus keluar. Banyak orang mencari obat pilek ampuh gak bikin ngantuk agar dapat dikonsumsi saat jam kerja.

Ternyata, pilek juga dapat dialami oleh penderita demam biasa dan demam berdarah. Anda harus cermat dengan perbedaan tersebut supaya tidak berakibat fatal. Berikut ini wajib disimak perbedaan demam biasa dan demam berdarah.

Pilek Demam Biasa
Pilek disebabkan berbagai faktor dari lingkungan tempat tinggal atau beraktivitas hingga kondisi tubuh sendiri. Disamping itu, pilek dapat disebabkan dari 200 jenis virus yang menyerang saluran pernafasan, tenggorokan, dan hidung. Bahkan, beberapa penderita pilek dinyatakan mengalami sinus.

Saluran pernafasan sensitif juga sangat rentan mengalami pilek apalagi terkena paparan partikel maupun zat berbahaya disekitar Anda. Misalnya terhirup bulu hewan, debu, dan serbuk sari bunga. Bagi Anda yang bertempat tinggal dilingkungan kering maupun dingin sama-sama berpotensi terkena pilek.

Biasanya pilek disertai oleh demam dengan suhu tubuh melebihi 35 derajat selsius. Anda dapat mengatasi pilek dan demam dengan mengonsumsi paracetamol dan antibiotik. Pilek yang dibarengi demam tidak terlalu parah, penyembuhannya dapat dilakukan di rumah. Tetapi untuk berjaga-jaga Anda dapat pergi berobat ke dokter sesegera mungkin.

Pilek Demam Berdarah
Dalam beberapa kasus tidak jarang ditemukan penderita pilek yang juga mengalami demam berdarah. Hal ini dapat terjadi pada semua umur, fase awalnya tentu demam biasa. Jika tidak segera diobati dapat berakibat fatal hingga kematian.

Biasanya Anda akan diarahkan untuk pergi ke dokter spesialis anak khusus konsultan bidang infeksi penyakit tropis. Ada beberapa tanda-tanda anak mengalami demam berdarah, yakni demam mendadak, nyeri sendi dan otot, nyeri pada bagian belakang mata, dan muncul ruam merah kulit.

Pada demam berdarah, gejala awal tidak berupa demam disertai pilek. Tetapi pilek baru menyerang setelah masa pemulihan demam berdarah lewat. Dokter biasanya akan memberikan obat sirup demam berdarah anak. Jangan lupa selalu perhatikan suhu tubuh pada penderita demam berdarah, jika menunjukka suhu tubuh menurun artinya memasuki fase kritis.

Share this article :

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Bisnis

Gaya Hidup

Kecantikan

Kuliner

Fashion

Herbal

Kesehatan

Pendidikan